Info Bar Code

Diambil dari milis, sebagai informasi kita bersama. Semoga dapat membantu.

Jika kita ingin menghindarkan beberapa produk makanan atau susu dari negara tertentu, kita bisa memakai informasi bar code-nya meskipun tanpa tulisan “made-in” negara tersebut. Misalnya akhir-akhir ini kita memperoleh informasi tentang makanan atau susu atau mainan China atau Taiwan yang berbahaya karena mengandung melamin atau zat berbahaya lainnya.

Berikut adalah dua-tiga angka awal bar code yang bisa digunakan untuk mengidentifikasi negara produsennya.

690-692: China

471: Taiwan

00-13: USA & Canada Baca selengkapnya »

Simbol Recycle

Sumber: Majalah Bobo

Kita perlu mengamati lambang pada kemasan-kemasan yang kita temui sehari-hari. Hati-hatilah, karena lambang ini sangat berguna.

Berikut ini angka di dalam simbol segitiga tersebut:

1. PETE atau PET (polythylene terephthalate)
Kode biasa terdapat pada botol plastik tembus pandang seperti botol air mineral dan botol minuman siap minum lainnya. Botol dengan kode ini hanya boleh sekali pakai. Jadi, kalau minumannya sudah habis jangan digunakan lagi apalagi diisi air hangat atau panas. Ini dapat mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik yang bisa memicu penyakit kanker. Baca selengkapnya »

Tips Lolos IBT TOEFL

Sebelumnya aku sudah menyimpulkan aku tidak akan lulus IBT TOEFL pada tes pertama. Perasaan kemaren aku tidak sanggup menyelesaikan semua soal dengan baik. Apalagi kami adalah pejuang pertama alias korban kelinci percobaan. Tapi syukur sama Tuhan, aku akhirnya lolos alias lulus.

Sekilas tentang IBT TOEFL:
1. Ada empat bagian: Reading (3 – 5 passages), Listening (6 – 9 passages), break (10 menit), Speaking (6 pertanyaan), Writing (2 pertanyaan)
2. Jika kita kebetulan dapat 5 passages di reading, maka otomatis di listening hanya ada 6 passages.
3. Speaking terdiri dari 2 independent, 2 integrated (listening dan speaking), 2 integrated (reading, listening dan speaking)
4. Writing terdiri dari Independent writing dan Integrated writing.
5. IBT TOEFL dipercaya segera akan menggeser keberadaan PBT TOEFL karena dianggap sudah tidak kompeten. Halah, seperti pesan masyarakat jadinya.
6. Skor tertinggi 120 (IBT TOEFL = 100 adalah setara dengan PBT TOEFL = 600)

Tapi, rasanya tidak adil jika tidak membagikan tips & trik menghadapi IBT TOEFL, meskipun aku tidak bisa dibilang sukses-sukses bangetlah.

1. Istirahat cukup dan jagalah kesehatan (jangan “cramming” alias kebut semalam, nggak ada gunanya)
2. Ketahui kelemahan kita (apakah di reading, speaking, listening atau writing)
3. Cari tahu mengatasi kelemahan (meminjam istilah Mirah: “drill” kelemahan kamu sebelum ujian)
4. Jangan gugup (ini hanya tes), padahal aku gugup banget euy waktu itu.
5. Bawa KTP atau Visa dan bukti pendaftaran/pembayaran kita (print dari internet)
6. Pastikan data di bukti dan KTP sama persis, tanpa ada cela :)
7. Bawalah makanan dan minuman kecil yang bisa mengisi perut waktu break
8. Usahakan tiba sejam sebelum tes dimulai
9. Pakaian bebas tapi sopan (kalau nggak sopan, bisa mengganggu konsentrasi orang lain)
10. Tidak perlu pensil atau kertas (disediakan oleh pelaksana)
11. Matikan HP (jangan cuma di-silent) karena bisa mengganggu jalannya ujian
12. Berpenampilanlah rapi, karena sebelum ujian kita difoto dan foto itu dipajang di layar monitor. Males kan ngelihat foto jelek sendiri.
13. Last but not least, berdoalah. There IS Invisible Hand that will help you.

Hm… apalagi ya? Tar kalo ingat lagi akan kutambah. Atau ada masukan dari teman-teman?

NB. Sukses ya buat KOBE STUDENTS yang 7 Juni 2008 akan ujian IBT TOEFL juga. Hope you will do better than us.

Kinestetis?

Pernah dengar pembagian kepribadian menjadi tiga golongan besar?

Pengen tahu anda berada di kelompok mana? Dan bagaimana cara belajar efektif?

Jawablah pertanyaan di bawah ini (sekalian belajar bahasa Inggris)

V

  1. Are you neat and orderly? (often / sometimes / seldom)
  2. Do you speak quickly? (often / sometimes / seldom)
  3. Are you a good long-range planner and organizer? (often / sometimes / seldom)
  4. Are you a good speller and can you actually see the words in your mind? (often / sometimes / seldom)
  5. Do you remember what was seen rather than heard? (often / sometimes / seldom)
  6. Do you memorize by visual association? (often / sometimes / seldom)
  7. Do you have trouble remembering verbal instruction unless they are written down and do you often ask people to repeat themselves? (often / sometimes / seldom)
  8. Would you rather read than be read to? (often / sometimes / seldom)
  9. Do you doodle during phone conversation staff meetings? (often / sometimes / seldom)
  10. Would you rather do a demonstration than make a speech? (often / sometimes / seldom)
  11. Do you like art more than music? (often / sometimes / seldom)
  12. Do you know what to say but can’t think of the right words? (often / sometimes / seldom)

A

  1. Do you talk to yourself while working? (often / sometimes / seldom)
  2. Are you easily distracted by noise? (often / sometimes / seldom)
  3. Do you move you lips/pronounce the words as you read? (often / sometimes / seldom)
  4. Do you enjoy reading aloud and listening? (often / sometimes / seldom)
  5. Can you repeat back and mimic tone, pitch and timbre? (often / sometimes / seldom)
  6. Do you find writing difficult but are better at telling? (often / sometimes / seldom)
  7. Do you speak in rhythmic patterns? (often / sometimes / seldom)
  8. Do you think you are an eloquent speaker? (often / sometimes / seldom)
  9. Do you like music more than art? (often / sometimes / seldom)
  10. Do you learn by listening and remember what was discussed rather than seen? (often / sometimes / seldom)
  11. Are you talkative, love discussion and go into lengthy descriptions? (often / sometimes / seldom)
  12. Can you spell better out loud than in writing? (often / sometimes / seldom)

K

  1. Do you speak slowly? (often / sometimes / seldom)
  2. Do you touch people to get their attention? (often / sometimes / seldom)
  3. Do you stand close when talking to someone? (often / sometimes / seldom)
  4. Are you physically oriented and move a lot? (often / sometimes / seldom)
  5. Do you learn by manipulating and doing? (often / sometimes / seldom)
  6. Do you memorize by walking and seeing? (often / sometimes / seldom)
  7. Do you use a finger as a pointer when reading? (often / sometimes / seldom)
  8. Do you gesture a lot? (often / sometimes / seldom)
  9. Do you have difficulty sitting still for long periods? (often / sometimes / seldom)
  10. Do you make decisions based on your feelings? (often / sometimes / seldom)
  11. Do you tap your pen, fingers or foot while listening? (often / sometimes / seldom)
  12. Do you spend time playing sports and physical activities? (often / sometimes / seldom)

Langkah berikut:

  1. Jumlahkan setiap jawaban often, sometimes dan seldom di setiap bagian, jadi akan ada tiga angka untuk setiap bagian (V, A, dan K)
  2. Dan lakukan langkah berikut ini untuk setiap bagian (V, A, dan K)
  3. a. Nilai often dikali dua (O x 2)
    b. Nilai sometimes dikali satu (So x 1)
    c. Nilai seldom dikali satu (Se x 0)
    d. Jumlahkan ketiga nilai a + b + c di atas

  4. Setelah mendapat satu nilai untuk setiap bagian V, A dan K, bandingkan ketiga nilainya. Nilai paling tinggi menggambarkan sifat dominan diri kita.

Analisis:

  1. Visual: belajarlah dengan mewarnai dan membuat diagram, biasanya menyukai warna cerah dan suka menggambar (salah seorang teman visualku sangat menyukai manga). Stabilo dan spidol warna bisa menjadi senjata ampuh.
  2. Audio: belajarlah dengan meminta seorang teman atau guru untuk menerangkan sesuatu pada anda. Karena dengan mendengarkan, anda lebih bisa menyerap sesuatu. Atau coba membaca sesuatu dengan keras.
  3. Kinestetis (ini gue banget, dengan nilai 19): kalau ingin mempelajari sesuatu, cobalah dengan berjalan, bergerak, menghafal sambil bergerak. Orang kinestetis sulit untuk disuruh diam di suatu tempat dan berkonsentrasi.

:)) gue banget tuh.

NB. Cobalah test ini, dan temukan cara belajar efektif anda.

Hotel Bintaro: Not Recommended

Jumat, 15 Februari 2007 malam, aku harus menginap di Bintaro karena menghadiri rapat sampai larut malam. Aku punya banyak teman di Bintaro, tapi rasanya tidak enak memberatkan teman yang kebanyakan masih tinggal di kos itu. Akhirnya aku memilih menginap di hotel saja. Bintaro bukanlah daerah wisata yang penuh dengan hotel dan penginapan, jadi tidak heran kalau kita tidak menemukannya di tepi-tepi jalan.

Kakak iparku dulu pernah bercerita tentang Hotel Bintaro, katanya “Untuk singgah bolehlah, lainnya nggak usah”. Dari kata-katanya, aku ragu menginap di sana, tapi karena tidak ada pilihan lain apa boleh buat.

Poor Hotel BintaroPandangan pertama begitu mengesankan, pertama: lokasinya berada di kompleks ruko dan bank-bank, terselip di gedung-gedung perkantoran persis di depan Bintaro Plaza. Kedua: Bau rokok sangat kentara di dalam kamar (padahal) berAC. Ketiga: Nyamuk kok bisa-bisanya berkeliaran di dalam ruangan sedingin itu ya? Baca lagi lanjutannya

Rp 70 juta/bulan dari bisnis di internet? Klik di sini dan temukan caranya!