Ironi

Ada apa dengan Indonesia-ku? Ada apa dengan Tanah Air ini? Mengapa Tuhan mengizinkan ini terjadi atas negara ini? Pasti ada maksud-maksud tertentu… Coba kita melihat kembali diri kita masing-masing, ada apa sebenarnya.

Dua hal kecil yang mungkin saja menjadi kesalahan kita masing-masing… Baca selengkapnya »

Ketemu Gindo

Aku & Nirwana Akhir-akhir ini, aku tidak banyak belajar dari kehidupanku, padahal tentu saja, aku bisa memetik banyak hal darinya.

5 Juli malam, kami berempat ngumpul. Gindo datang dan mengajak kami (Da-Tar, Nir, aku) syukuran kelulusannya masuk ekstensi UGM.

Da-Tar & Gindo Kami makan bareng di Pizza HUT Bintaro Plaza.

Ah, senang banget dia kembali, apalagi dulu kirain dia akan tetap berada di Sorong untuk seterusnya (lebih kejam lagi … untuk selamanya, hehe).

Setelah becanda sana-sini, aku baru menyadari beberapa hal:

  1. Aku sudah cukup tua sekarang, hiks, meskipun mereka merasa sangat lucu membayangkan aku menikah dan hamil, kemudian punya anak. (Apanya sih yang lucu?). Kesadaran itu muncul, ketika kami mulai menghitung “berapa lama kami sudah berpisah?”, atau “siapa aja nih, teman kita yang udah menikah?”
  2. Banyak hal yang kulewatkan dalam hidupku. Misalnya belajar menerima kekuranganku atau lebih tepatnya lagi, berdamai dengan diri sendiri. Share seputar pekerjaan di antara kami menyadarkanku bahwa aku punya banyak kekurangan. Tapi pembicaraan itu juga tiba di kesimpulan kalau aku tidak akan berhenti di situ-situ saja
  3. Oh ya, aku juga sadar kalau ternyata kami masih seperti anak-anak, dengan badan orang dewasa, hek. Tapi, ga gitu-gitu amat kok, aku becanda. Soalnya, kami masih suka saling ledek, hina dia-hina kamu (apa coba?), seruduk sana sini, bahkan cubitan maut (alah nirwana ni…).

Reuni Kami

Tak seperti yang direncanakan dan tak seindah yang dibayangkan.

Tapi, paling tidak kami sudah berkumpul dan menemukan diri kami telah banyak berubah.

Reuni Kami di Cendrawasih VI

Dulu, kami masih polos. (Ehm…) Baca selengkapnya »

Gejala Demam Berdarah dan Pertolongan Pertama

Sekilas tentang demam berdarah yang pernah kualami. Mungkin bisa membantu…

Ada beberapa gejala penyakit demam berdarah:

  1. Bintik Merah
    Seringkali di awal demam, tidak ada bintik merah. Ada beberapa kasus juga yang memang tanpa bintik merah.
  2. Panas Tinggi
    Panas bisa turun naik, bisa juga tidak turun sama sekali sepanjang hari.
  3. Menggigil dan terasa ngilu tulang
    Perasaan dingin di sekujur tubuh dan ada titik tertentu di tubuh terasa ngilu menusuk tulang.
  4. Buang Air Besar berwarna hitam dan keras
    Gejala ini terlihat jika trombosit sudah mulai rendah
  5. Trombosit mulai turun
    Kadar trombosit bisa diketahui dengan tes darah di laboratorium.
  6. Sakit saat mata memandang ke samping
    Beberapa teman mengalami ini, terasa sakit jika melirik ke samping kiri dan kanan.
  7. Tengkuk sakit
    Terkadang juga, terjadi pembengkakan di tengkuk dan terasa sakit

Jika anda mengalami panas tinggi yang berkepanjangan (lebih dari 1 hari) dan tidak sembuh dengan meminum obat, cobalah mendatangi rumah sakit terdekat dan cek darah anda. Apabila anda menemukan trombosit anda sudah di batas bawah normal (batas normal: 150.000-500.000), berhati-hatilah. Baca selengkapnya »

Akhirnya…

Setelah perjuangan panjang melawan penyakit, yang ternyata demam berdarah, aku pun bisa menulis blog ini lagi.

Senin minggu lalu aku memutuskan pulang ke Medan, dengan harapan bisa sembuh di sana (mimpi kali ye…). Tapi ternyata sama saja, aku harus opname. Setibanya di Bandara Polonia, aku disambut dengan rasa kuatir ortu yang segera membawaku ke rumah sakit terdekat. Tidak lama, aku sudah terdampar di laboratorium periksa darah, mereka menemukan trombositku turun. Jujur, aku sangat tidak suka melihat darah, jarum suntik dan kawan2nya, membuatku merasa berada di ambang kematian. Tapi demi kesehatan apa boleh buat, semua dijabanin deh. Baca selengkapnya »

Rp 70 juta/bulan dari bisnis di internet? Klik di sini dan temukan caranya!