Sep
20
Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada? Apakah kejahatan itu ada? Apakah Tuhan menciptakan kejahatan?
Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswanya dengan pertanyaan ini, “Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?”.
Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, “Betul, Dia yang menciptakan semuanya”.
“Tuhan menciptakan semuanya?” Tanya professor sekali lagi.
“Ya, Pak, semuanya” kata mahasiswa tersebut.
Profesor itu menjawab, “Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan.” Baca selengkapnya »
Sep
14

Hiks, satu orang lagi telah menikah di bulan ini. Orang yang dulu dekat denganku waktu masih kuliah. Yang membuatku sedih adalah karena… aku belum menikah, bahkan belum berpikir serius untuk menikah.
Tapi ada sisi lain dari itu, aku sangat senang dengan acara pernikahannya. Minggu 10 September malam, kami (aku dan seorang teman) mengendarai motor menuju Jak-Ut. Seram juga sih, malam-malam berada di sana, serasa masuk rimba penuh ular biludak,
(terlalu berlebihan). Mana pake acara kesasar lagi, maklum belum berpengalaman. Baca selengkapnya »
Sep
13
Akhir minggu yang sangat melelahkan tapi menyenangkan.
Jumat bolos kerja untuk ikut seminar anak di Istora Senayan (NCWC). Senang sih, karena bisa bolos dari kepenatan dan kebosanan kantor. Apalagi bahannya sangat menarik yaitu tentang anak-anak.
Ga nanggung, Jumat itu kuhabiskan sampai malam di sana. Seminar demi seminar bergulir tanpa terasa, sampai mataku benar-benar tertutup saking capainya. Hampir tengah malam aku dan temanku memutuskan untuk pulang sebelum acara selesai karena tak tahan menahan kantuk. Hm… kami belajar banyak hal malam itu. Baca selengkapnya »
Sep
13
Mungkin banyak yang tahu wujud kepiting, tapi tidak banyak yang tahu sifat kepiting. Semoga Anda tidak memiliki sifat kepiting yang dengki. Di Filipina, masyarakat pedesaan gemar sekali menangkap dan memakan kepiting sawah.
Kepiting itu ukurannya kecil namun rasanya cukup lezat. Kepiting-kepiting itu dengan mudah ditangkap di malam hari, lalu dimasukkan ke dalam baskom/wadah, tanpa diikat.
Keesokkan harinya, kepiting-kepiting ini akan direbus dan lalu disantap untuk lauk selama beberapa hari. Yang paling menarik dari kebiasaan ini, kepiting-kepiting itu akan selalu berusaha untuk keluar dari baskom, sekuat tenaga mereka, dengan menggunakan capit-capitnya yang kuat. Namun seorang penangkap kepiting yang handal selalu tenang meskipun hasil buruannya selalu berusaha meloloskan diri. Resepnya hanya satu, yaitu si pemburu tahu betul sifat si kepiting. Baca selengkapnya »
Sep
13
Beberapa hal yang perlu diperhatikan di sekeliling kita:
1. BEKAS BOTOL AQUA
Mungkin sebagian dari kita mempunyai kebiasaan memakai dan memakai ulang botol plastik (Aqua, VIT, etc) dan menaruhnya di mobil atau di kantor. Kebiasaan ini tidak baik, karena bahan plastic botol (disebut juga sebagai polyethylene terephthalate or PET) yang dipakai di botol2 ini mengandung zat2 karsinogen (atau DEHA).
Botol ini aman untuk dipakai 1-2 kali saja, jika anda ingin memakainya lebih lama, tidak boleh lebih dari seminggu, dan harus ditaruh ditempat yang jauh dari matahari. Kebiasaan mencuci ulang dapat membuat lapisan plastik rusak dan zat karsinogen itu bisa masuk ke air yang kita minum. Lebih baik membeli botol air yang memang untuk dipakai ber-ulang2, jangan memakai botol plastik.
2. PENGGEMAR SATE
Kalau Anda makan sate, jangan lupa makan timun setelahnya. Karena ketika kita makan sate sebetulnya ikut juga karbon dari hasil pembakaran arang yang dapat menyebabkan kanker.
Untuk itu kita punya obatnya yaitu timun yang disarankan untuk dimakan setelah makan sate. Karena sate mempunyai zat Karsinogen (penyebab kanker) tetapi timun ternyata punya anti Karsinogen. Jadi jangan lupa makan timun setelah makan sate. Baca selengkapnya »