Berbelanja di Akanoren
23 Januari 2009
Sebenarnya ini bukan kali pertama berbelanja di Akanoren. Kemaren, sehabis diantar Shimizu dari Nagoya Daigaku (MeDai), kami sempat berbelanja di Hyaku En (100 Yen)nya. Tapi bedanya, kali ini kami tidak ditemani oleh seorang Jepang atau seorang pendamping dan kami belanja di supa (supermarket). Kami hanya berdua, Hani dan aku ingin membeli sayur dan perlengkapan dapur yang lainnya.
Bingung benar mencari bahan-bahan di tempat ini, apalagi tulisannya semua dalam kanji. Temanku muslim, jadi dia harus lebih teliti memilih makanan, apakah ada kandungan babi atau tidak. Sampai di tempat sayur, kami kaget, wuuuiii… harganya bo, kalo dirupiahkan mahal banget. Tapi ingat satu perintah “Ketika belanja, jangan pernah merupiahkan harga, tar stress”. Tetep aja otomatis kami merupiahkannya.
Sawi putih harganya 180 yen untuk setengah potong sawi. Ada dijual seperempat sawi seharga 100 yen. Jadilah kami membeli seperempat potong sawi. Baru kali ini beli seperempat. Tahu, semakin baru semakin mahal. Aku membeli tahu yang sudah akan habis masa berlakunya, jadi lumayan murah 100 yen.
Ketika kami ingin membeli garam, kami mulai kebingungan. Semua terlihat seperti merica dan bumbu dapur lainnya tapi bukan garam. Tulisannya bukan katakana, tapi kanji. Hani pun harus nekat menanya ke petugas yang sedang sibuk menata barang-barang.
“Shio wa doko desuka?” (Garam ada dimana?)
Untunglah si petugas langsung bergerak ke arah garam.
“Arigatou Gozaimashita”
Dan kisah gula lebih seru lagi.
“Gula apa mas?” aku bertanya kepada Hani karena ga ingat apa gula dalam bahasa Jepang. Hani berpikir dan lupa juga. Waduh.
“Bawa kamus nggak mas?”
“Ooo iya bawa…” sambil ngecek kamus, kami berjalan.
Setelah menemukan petugas, Hani dengan berani bertanya
“Satoo wa doko desuka”
“Satoo? Sugar?” halah, ternyata petugasnya tahu gula dalam bahasa Inggris.
Setelah itu ditunjukkannya letak sugar yang dimaksud. Gula di sini banyak bentuk, mulai dari yang sangat halus sampai yang balok kecil-kecil
Di saat membayar, harus diperhatikan ketika dia menanya tentang “pake kantong plastik apa tidak”, karena kalau kita bilang “Hai!”, kantong plastik diberikan, tapi kita kena charge 5 yen. Sebaiknya bawa kantong sendiri dan bilang “Ie”.



Add to del.icio.us