Kebelet Pipis
Apa jadinya kalau air kamar mandi mampet di seantero gedung perkantoran berlantai 16? Tentu saja berabe. Hari ini, kantor heboh karena air kamar mandi mampet. Yang paling kasihan adalah orang-orang pengidap “cinta kamar mandi”. Minum harus ditakar se-pas mungkin, agar pipisnya pas waktu istirahat dan pulang nanti. Tempatnya pun nggak nanggung, harus mencari gedung terdekat. Padahal hujan deras mengguyur di luar sana.
Air mineral galon menjadi alternatif yang cukup mahal. Tadi aja, saking ga tahannya, aku menghabiskan hampir segalon air minum. Gimana jadinya kalau air minum galon pun tidak ada? Pasti kering-kerontang. Kan manusia lebih bisa bertahan tanpa makan daripada tanpa minum. Bahaya banget dong (unsur dilebih-lebihkan). Tapi jangan salah loh, global warming sudah menggiring kita ke krisis air bersih.
Lupakan kenapa kejadian ini bisa menimpa kantor kami sehari ini. Tapi bayangkan akibatnya, pegawai terlihat sibuk lalu lalang ke gedung lain. Sholat pun harus mencari lokasi baru. Kesibukan tersebut juga berakibat pada konsentrasi kerja, halah, benar-benar menganalisis. Apalagi beberapa orang menjadikan alasan tersebut untuk mencari gedung yang lumayan jauh dari kantor, mall misalnya. ![]()
Yang pasti, setiap kali aku mau minum aku mengurungkan niat untuk meminum air lebih dari dua teguk, mengingat tadi aku mengorbankan hampir satu galon air minum akibat sekali sesak pipis.
Tolonglah bapak pimpinan, berilah kami air. Kebelet pipis nih.



Add to del.icio.us