Peduli Moral Anak Bangsa
Aku sangat cemas ketika melihat anak-anak yang ikut menonton film untuk dewasa di bioskop. Film dewasa di bioskop biasanya menyajikan kekerasan tanpa sensor yang memadai untuk dikonsumsi anak-anak. Tapi kenapa tidak ada kontrol dari pihak bioskop atau orang tua berkaitan dengan genre film yang bersangkutan.
12 Oktober 2008, Pondok Indah Mall.
Sore itu, kami menonton film “Body of Lies”. Film ini bergenre action dan jelas ditulis “untuk dewasa” (Bisa dicek di internet sebelum menonton). Seorang anak-anak duduk di seberang tempat duduk kami. Sesekali kulihat wajahnya ketika adegan kekerasan dipertontonkan. Betapa aku terkejut kalau mimiknya tidak kaget sama sekali dengan adegan “memukul jari dengan martil”, tapi malah terkesan semakin antusias. Aku ngeri, khawatir dan berharap semoga dia tidak terpengaruh dengan adegan itu.
Pengalaman ini bukan yang pertama kali. Dulu pas nonton Rambo IV juga banyak anak-anak. Kebayang nggak bagaimana adegan tembak, bom dan bagian tubuh yang berlepasan dipertunjukkan di depan anak-anak itu. Jangan-jangan mereka terbawa mimpi dan lebih buruknya jika mereka penasaran rasanya seperti apa dan ingin menjadi seperti Rambo.
Dapat dipastikan lembaga penyiaran sudah memperhitungkan masak-masak pembuatan genre “dewasa”, “remaja” dan “semua umur”. Jika pihak bioskop tidak membuat filter sama sekali di bagian penjualan atau pintu masuk dengan melarang anak-anak masuk, itu artinya hanya ortulah satu-satunya kontrol.
Ketika film Laskar Pelangi diangkat ke bioskop, aku baru sadar betapa langkanya film untuk semua umur yang benar-benar bermutu untuk bisa ditonton oleh semua anggota keluarga. Apalagi film itu berasal dari negeri sendiri, bisa dihitung dengan jari satu tangan. Antrian yang panjang bertepatan saat libur itu membuktikan kerinduan orang Indonesia akan film sejenis.
Meskipun haus akan film untuk semua umur, orang tua tetap berkewajiban untuk menghindarkan anak-anak dari hiburan berbau kekerasan.
Aduh, di manakah Undang-Undang Perlindungan Anak kita?



Add to del.icio.us