Renaldy Rembrandt
Periang, ramah, bocor, pekerja keras (kalo lagi mau), seniman, penyanyi, ga tau malu, terlahir separuh batak dan kadang menyesal terlahir demikian. Sebut saja dia “Rere”.
Ntah kenapa garis kehidupan mempertemukan kami di STAN tahun 2002. Aku menjadi pewawancaranya ketika Rere mendaftar ulang masuk STAN. Ngakunya suka menggambar komik, jadi kusuruh dia menggambar sembari kuwawancara.
Anak ini terbilang unik di antara sesamanya dan garis kehidupan kembali membuat kami bertemu. Tahun 2003, kutawarkan suatu posisi penting di kepengurusan PMK, bidang Ibadah. Bidang ini menurutku sangat penting, meskipun bidang lain sama pentingnya, karena peranannya bisa menyebabkan semua ibadah jadi berantakan, halah
. Ya iyalah, namanya juga bidang ibadah. Tidak bermaksud mengecilkan bidang lain. Baca selengkapnya »



Add to del.icio.us
Rabu, 24 September 2008



