Otomatis Romantis
Sutradara: GUNTUR SOEHARJANTO
Pemain : TORA SUDIRO, TUKUL ARWANA, MARSHA TIMOTHY, WULAN GURITNO, TARZAN, DWI SASONO
Lagi, film Indonesia yang lucu. Masih dalam olahan Monty Tiwa sebagai penulis
Aku suka dengan kekocakan Tukul Arwana dalam film ini. Kupikir sebelumnya dia akan garing dan menjiplak gaya empat mata. Ternyata Tukul bisa menghadirkan kelucuan dalam film Otomatis Romantis.
Marsha Timothy memerankan Nadia, seorang wanita karier di majalah wanita dimana Bambang (Tora Sudiro) bekerja sebagai karyawan administrasi.
Nadia begitu ambisius dalam bekerja, sampai-sampai lupa menikah sampai usia 29. Ditambah lagi pandangannya tentang lelaki semua sama jeleknya (yang terbentuk dari pernikahan kakaknya-Wulan Guritno dan Tukul). Tentu saja, ibu-bapak Nadia heboh karena anaknya nggak nikah-nikah juga padahal cantik dan sukses.
Suatu kali, majalah tersebut membutuhkan model pengganti untuk pemotretan dan Bambang terpilih. Tau dong Tora Sudiro, pasti baguslah dijadikan model foto. Fotonya sukses dan disukai orang banyak.
Pertemuan Nadia dan Bambang mulai intens dan tumbuhlah rasa cinta di antara mereka. Sayang sekali, kakak Bambang yang pernah menghamili orang memaksa Bambang menikahi wanita itu. Karena Bambang merasa berutang budi telah dibesarkan oleh kakaknya, Bambang pun menyanggupi dan meninggalkan Nadia. Nadia kecewa berat.
Di akhir film, Bambang tidak jadi menikahi wanita itu dan kembali pada Nadia.
Film ini kocak dan asik untuk melepaskan beban pikiran. Kehadiran Tukul yang merayu istrinya selalu menghadirkan tawa.
Yang kusuka: Ketika Tukul berkenalan dengan Bambang, Tukul berbicara sepatah kata dan tiba-tiba ada suara kuda (tapi di layar terlihat tetap Tukul,
Tukul dan Kuda). Adegan Tukul merayu dengan kata-kata klise tapi terdengar ngasal.
Yang tidak kusuka: rasanya tidak ada, mungkin lebih baik kalau film ini dibuat lebih berat aja konfliknya.



Add to del.icio.us